Pengertian Sosial Media

Admin 6:31:00 AM
Pengertian_Sosial_Media_1

Apa sih sosial media itu?
Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Sosial media dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian besar yaitu :

1. Social Networks, media sosial untuk bersosialisasi dan berinteraksi ( Facebook, myspace, hi5, linkedin, bebo, dll)

2. Discuss, media sosial yang memfasilitasi sekelompok orang untuk melakukan obrolan dan diskusi (google talk, yahoo! M, skype, phorum, dll)

3. Share, media sosial yang memfasilitasi kita untuk saling berbagi file, video, music, dll (youtube, slideshare, feedback, flickr, crowdstorm, dll)

4. Publish, (wordpredss, wikipedia, blog, wikia, digg, dll)

5. Social game, media sosial berupa game yang dapat dilakukan atau dimainkan bersama-sama (koongregate, doof, pogo, cafe.com, dll)

6. MMO (kartrider, warcraft, neopets, conan, dll)

7. Virtual worlds (habbo, imvu, starday, dll)

8. Livecast (y! Live, blog tv, justin tv, listream tv, livecastr, dll)

9. Livestream (socializr, froendsfreed, socialthings!, dll)

10. Micro blog (twitter, plurk, pownce, twirxr, plazes, tweetpeek, dll)

Sosial media menghapus batasan-batasan manusia untuk bersosialisasi, batasan ruang maupun waktu, dengan media sosial ini manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka bereda dan kapanpun, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka, dan tidak peduli siang atau pun malam.

Sosial media memiliki dampak besar pada kehidupan kita saat ini. Seseorang yang asalnya “kecil” bisa seketika menjadi besar dengan Sosial media, begitupun sebaliknya orang “besar” dalam sedetik bisa menjadi “kecil” dengan Sosial media.

Apabila kita dapat memanfaatkan media sosial, banyak sekali manfaat yang kita dapat, sebagai media pemasaran, dagang, mencari koneksi, memperluas pertemanan, dll. Tapi apabila kita yang dimanfaatkan oleh Media sosial baik secara langsung ataupun tidak langsung, tidak sedikit pula kerugian yang akan di dapat seperti kecanduan, sulit bergaul di dunia nyata, autis, dll.

Orang yang pintar dapat memanfaatkan media sosial ini untuk mempermudah hidupnya, memudahkan dia belajar, mencari kerja, mengirim tugas, mencari informasi, berbelanja, dll.

Media sosial menambahkan kamus baru dalam pembendaharaan kita yakni selain mengenal dunia nyata kita juga sekarang mengenal “dunia maya”. Dunia bebas tanpa batasan yang berisi orang-orang dari dunia nyata. Setiap orang bisa jadi apapun dan siapapun di dunia maya. Seseorang bisa menjadi sangat berbeda kehidupannya antara didunia nyata dengan dunia maya, hal ini terlihat terutama dalam jejaring sosial.

"Dua sisi dampak sosial media"
Sosial media, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan sesama manusia di suatu lingkungan kelompok secara bersama yang sangat baik dan pas digunakan dalam menyebarkan berbagai informasi penting terlepas dari hanya sekedar hiburan, informasi pribadi bahkan hingga informasi yang sifatnya propaganda. Sosial media ini juga tidak jarang dijadikan sasaran para oknum yang memiliki kepentingan dalam menggalang, propaganda bahkan untuk provokasi yang lebih cenderung ke arah negatif.

Banyak lapisan masyarakat dari berbagai daerah di seluruh dunia telah mampu mengoperasikan sosial media ini, mulai dari anak kecil hingga kaum manula dapat mengoperasikannya dengan cukup mudah. Di satu sisi juga kebutuhan manusia akan informasi dan didukung oleh kemajuan teknologi yang semakin pesat mendorong setiap umat manusia menggunakan teknologi dalam sosial media untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi.

Dilatar belakangi oleh kemajuan teknologi dan perkembangan situasi yang terus berubah-ubah menjadikan media sosial ini menjadi sarana paling efektif dalam mengikuti perubahan-perubahan yang ada.

Bahkan didalam Pemilu pun banyak orang yang menggunakan Sosial Media. Masyarakat di Indonesia banyak yang terlibat berkampanye melalui sosial media yang saat ini sudah dengan mudah di akses melalui genggaman tangan. Berbagai kritikan dan selentingan-selentingan yang bersifat mendukung bahkan menjelek-jelekkan lawannya. Berbagai pendapat dalam bentuk opini, gambar dan foto yang menyuarakan kegembiraan bahkan juga kesedihan dari masyarakat pengguna aktif sosial media terbentang dimedia sosial saat Pemilu khususnya Pilpres.

Tentunya hal ini merupakan bentuk propaganda dan provokasi dalam bentuk terselubung. Merupakan sasaran empuk bagi salah satu pihak yang memiliki kepentingan untuk melancarkan aksi dan cara untuk menggalang, propaganda kearah positif atau bahkan sebaliknya.

Banyak pendapat para ahli tentang propaganda, salah satunya menyebutkan propaganda sebagai ”Sebuah usaha mengubah pandangan orang lain sesuai dengan yang diinginkan atau merusak pandangan yang bertentangan dengannya” (Petty & Cacioppo, 1981). Propaganda tidak mesti bermakna negatif sebagaimana pemahaman Joseph Goebbels, menteri Propaganda Nazi, yang mengidentikkan propaganda sebagai aksi kebohongan yang diulang-ulang agar menjadi sebuah kebenaran.

Tentunya hal ini perlu pemahaman bagi semua kalangan yang aktif menggunakan media sosial, agar media sosial dapat digunakan dengan bijak dan tidak menimbulkan konflik atau perpecahan. Diperlukan sikap dan etika dalam pemanfaatanya, diperlukan regulasi dan pengawasan didalamnya, agar media sosial dapat lebih mengedepankan manfaat posistip serta membantu masyarakat untuk hidup lebih mudah dan damai.

Sikap masyarakat dalam sosial media dapat meningkatkan atau menjatuhkan citra dari dirinya atau pihak lain. Terdapat potensi-potensi konflik yang terjadi akibat penyebaran isu propaganda dan provokasi melalui sosial media jika dilaklukan dengan niat negatif. Kondisi ini dapat memicu keresahan di masyarakat.

Diperlukan ketegasan stake holder khususnya pihak yang memiliki otoritas seperti Kemenkominfo dan Polri untuk proaktif melakukan patroli cyber terhadap media-media khususnya sosial media yang berdampak terhadap keamanan masyarakat dan kerukunan masyarakat, terkait isu SARA dan isu-isu lainnya.

Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk secara bijak dan hati-hati dalam menggunakan sosial media, tidak hanya dalam menggunakan sebagai sarana berkomunikasi melainkan berhati-hati dalam menyebarkan berbagai informasi yang sekiranya dapat dijadikan propaganda maupun provokasi.

"Keuntungan dan kerugian sosial media"
Sosial media saat ini merupakan situs yang paling banyak dikunjungi di beberapa negara. Karena sosial media layaknya mempunyai sihir yang membuat penggunanya betah untuk memainkannya. Salah satu pengguna sosial media terbesar di dunia adalah Indonesia. Tercatat hingga ratusan kali kata-kata yang mengandung bahasa Indonesia menjadi trending topic. Misalnya saja seperti acara X Factor Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Peran sosial media sendiri saat ini sangatlah krusial bagi sebagian banyak orang. Karena beberapa orang kadang kecanduan dengan sosial media seperti Facebook ataupun Twitter. Tidak jarang pula sebagian orang menjadi gelisah jika seharian tidak membuka jejaring sosial, seolah-olah dia ketinggalan update berita atau yang lainnya.
Pengertian_Sosial_Media_2
Sosial media memang mempunyai dampak positif dan juga negatif yang didapat. Banyak orang yang mendapatkan keuntungan dari facebook seperti toko-toko online, dan juga pebisnis online. Banyak juga orang yang merugi karena facebook, entah itu ditipu atau hal lainnya. Nah, kali ini saya akan berbagi apa saja Keuntungan dan kerugian sosial media.

"Keuntungan Sosial Media"

1. Tentunya dengan sosial media kita bisa menambah teman baru yang bisa kita dapatkan dari mana saja. Saya sendiri bisa menemukan teman-teman lama saya, dan juga teman baru yang berada jauh dari tempat saya. Misalnya saja teman dari NTB, Jawa Timur, Jakarta, dan berbagai tempat lain.

2. Berpenghasilan dari sosial media juga menjadi salah satu keuntungan dari sosial media. Beberapa teman saya juga Menghasilkan Uang dari Internet melalui facebook. Terkadang juga beberapa toko online memanfaatkan facebook atau twitter untuk mengembangkan toko online mereka untuk branding.
Perkembangan sosial media yang pesat tentunya membawa dampak positif bagi perkembangan tren marketing. Mungkin beberapa waktu yang lalu sebelum keberadaan sosial media setenar sekarang ini, tim marketing akan melakukan tindakan entertaining dengan menemui pelanggan atau berinteraksi via telepon untuk sekedar beramah tamah. Tapi kini era kemajuan teknologi yang menawarkan beragam sosial media beserta keunggulan fiturnya tentu memfasilitasi kegiatan marketing menjadi lebih mudah dan lebih terasa dekat dengan si target.
Seluruh kemudahan tersebut harus ditunjang dengan keluwesan dan kecermatan tim marketing untuk melakukan usaha marketing yang tetap nyaman dan disukai oleh follower atau fans brand tersebut. Dengan demikian, reputasi brand yang dipasarkan akan semakin baik dan tidak memberikan celah bagi produk kompetitor untuk memberikan pengaruh negatif via sosial media. Berikut ini adalah beberapa poin penting yang harus diketahui sebelum melakukan pemasaran bisnis via media sosial :

#1. Bedakan Sosialisasi dengan Promosi
Sejatinya sosial media diciptakan agar seseorang dapat berinteraksi, berbagi cerita atau berbagi foto dengan teman, kerabat atau pun rekan kerja. Tim marketing yang handal tentu dapat memahami poin ini dan tidak langsung menyerbu dan menghujani target market dengan informasi-informasi mengenai suatu brand. Hal ini justru bisa membuat orang lain kesal dan menjauh dari akun media sosial dari brand tersebut. Lakukanlah marketing secara smoothly, luwes tanpa meninggalkan esensi tujuan marketing itu sendiri.
Seperti yang biasa kita lihat via Facebook, para sosmed marketer yang baik akan sering memberikan update baik gambar, video atau sekedar kata-kata yang nampaknya secara umum tidak langsung mengarah ke tujuan “menjual” barangnya, namun secara tidak langsung sebenarnya update konten yang mereka lakukan menjadi jembatan agar para konsumen lebih nyaman melihat akun usaha kita. Dengan benar-benar menerapkan konsep sosialisasi, maka secara tidak langsung tujuan promosi akan terbawa dengan sendirinya.

#2. Jadilah Pendengar yang Baik
Bila suatu tim marketing memasuki komunitas dengan background tersendiri. Langkah pertama yang harus dilakukan tentu beradaptasi dengan komunitas tersebut dan menjadi pendengar yang baik. Setelah nge-blend dan berhasil beradaptasi di dalamnya, barulah tim marketing dapat melakukan sedikit usaha promosi brand.
Hal ini mungkin dilakukan karena ada beberapa komunitas tertentu yang memperbolehkan anggotanya untuk mempromosikan suatu produk. Tentunya dengan porsi promosi yang pas dan tidak berlebihan. Jangan sampai halaman sosial media suatu komunitas malah penuh dengan promosi-promosi produk yang berlebihan dan menjengkelkan.

#3. Berbagi Pengetahuan dan Berita Terbaru Lainnya
Selain bersosialisasi dan sesekali melakukan usaha promosi melalui sosial media, cobalah untuk menjadi role model yang baik. Misalnya bila ingin mempromosikan suatu jasa web hosting, alangkah baiknya bila tim marketing juga dapat sesekali menyisipkan tips mengenai manajemen hosting yang dapat memperkaya wawasan si pembaca.
Dengan langkah tersebut, maka follower atau penggemar suatu brand akan menanti-nantikan informasi bermanfaat apalagi yang akan dibagikan selanjutnya. Sehingga akan lebih mudah untuk membagikan info promosi tentang suatu brand ketika account sosial media dari brand tersebut sudah mendapatkan perhatian yang besar dari follower atau penggemarnya.
Selain itu hal positif lain yang bisa kita share adalah materi berbau motivasi. Bentuk motivasi yang dapat memberikan manfaat bagi follower atau penggemar suatu brand dapat disampaikan dengan mengadakan seminar atau workshop yang diumumkan secara friendly melalui sosial media. Penyampaian tersebut tentu akan mempererat interaksi antara suatu brand dengan follower nya. Hal lain yang lebih fun juga dapat dilakukan dengan cara mengadakan kuis berhadiah bagi para follower dari brand tersebut.

#4. Jangan Melulu Berbicara Mengenai Produk
Melakukan sharing mengenai suatu topik yang sedang tren adalah salah satu hal yang seru dan menarik untuk dilakukan melalui sosial media. Oleh sebab itu, janganlah melulu bicara mengenai produk dan brand yang ingin dipromosikan. Misalnya, bila suatu tim marketing ingin mempromosikan suatu merek seprei, maka janganlah selalu berbicara mengenai harga sprei serta kualitas brand sprei terbaik di pasaran. Topik-topik ringan mengenai motif sprei yang sedang menjadi tren, atau tips memilih sprei yang nyaman untuk anak mungkin menjadi suatu topik menarik yang ingin disimak oleh para follower.

#5. Berikan Respon Positif terhadap Komentar yang Ada
Bersyukurlah bila ada komentar yang masuk ke sosial media suatu brand yang sedang berusaha dipromosikan. Baik komentar tersebut bernada positif atau negatif, hal tersebut menunjukkan kepedulian follower atau penggemar terhadap keberadaan suatu brand. Untuk itu, tanggapilah komentar tersebut secara baik. Berikan balasan informasi atau penjelasan untuk komentar yang bernada negatif atau yang sifatnya berupa pertanyaan. Komentar yang berisi pujian juga perlu ditanggapi secara humble tanpa mengesankan suatu bentuk kesombongan.
Yang menarik adalah, dari pengamatan penulis terkadang komentar bernada negative lah yang sebenarnya mempunyai potensi untuk menjadi viral bagi usaha kita akan bisa lebih tersebar. Bagaimana bisa? Analogi sederhananya adalah umumnya orang yang tidak suka dengan sesuatu / sebuah produk akan lebih menggembar gemborkan ke orang lain via sosmed tentang sesuatu yang tidak disukainya tersebut ketimbang orang yang suka dengan produk tersebut. Disini tantanganya adalah bagaimana kita bisa meng-counter balik komentar negative tersebut, dan akhirnya meyakinkan bahwa sebenarnya produk anda adalah produk yang berkualitas dan layak dipilih konsumen sosmed.
Demikian poin-poin penting yang harus dipahami dan dilaksanakan ketika akan melakukan pemasaran via media sosial. Semoga penjelasan tersebut dapat berguna bagi perkembangan dunia marketing di Indonesia.

3. Sosial media dapat menghilangkan stres kita. Karena kita bisa memainkan game yang ada di sosial media. Selain itu, anda juga bisa curhat di sosial media pada beranda anda, atau saling mengirimkan pesan dengan teman anda.

"Kerugian Sosial Media"

1. Salah satu kerugian terbesar dari sosial media adalah melupakan waktu. Tidak sedikit orang yang melupakan waktu untuk sholat, menjadi ibu rumah tangga, atau bekerja karena terlalu kecanduan dengan sosial media.


2. Terlalu lama dengan sosial media, anda bisa menjadi sakit. Memang tidak semua mengalami hal ini, namun tidak sedikit pula yang menjadi sakit karena terlalu lama dengan sosial media. Biasanya mereka terlalu di sosial media karena memainkan game atau menonton video atau hal yang lainnya.


Previous
Next Post »
0 Komentar

Iklan